Tip Memilih Shockbreaker

CEK PERMUKAAN DENGAN TELITI

Cara kerja suspensi mobilCara kerja suspensi mobil

Perhatikan seluruh permukaan peredam kejut, apakah terdapat sejumlah titik cacat yang bisa saja hasil pengelasan. Biasanya bekas titik pengelasan guna perbaikan bagian dalamnya kemudian dihaluskan dengan gerinda sebelum kembali dicat.

TELITI PERMUKAAN CAT

Harus teliti boss...Harus teliti boss…

Perhatikan pula cat pelapis shockbreaker itu. Karena, cat atau krom asli sangat sulit mengelupas karena tebal. Apabila terkelupas pun yang terlihat adalah logam bukan lapisan cat lain.

CIUM DAN RASAKAN BAUNYA

vespa-shockabsorber-p200evespa-shockabsorber-p200e

Rasakan pula apakah tercium bau cat. Kini terdapat pula cat semprot berwarna silver serupa dengan krom. Karena itu mungkin saja peredam kejut bekas dicat ulang, supaya nampak seperti produk baru. Waspadai pula karena untuk menghilangkan aroma cat baru, produk itu disemprot dengan vernis yang relatif tak menyebarkan bau.

PERHATIKAN RELIEF HURUF / KODE
Perhatikan cetakan relief huruf, merek atau kode pada bodi shockbreaker. Untuk peredam bekas, kode atau merek pasti tak tertutup lapisan cat baru. Lalu, cermati pula stikernya. Peredam baru stikernya tidak buram, tidak pula kusut dan harus melekat sempurna.

PERHATIKAN LUBANG BAUT

ShockbreakerPerhatikan lubang baut

Cek lubang baut di bagian bawah peredam. Bila barang bekas, cat pada lobang bautnya pasti terkelupas. Untuk mengesankan sebagai produk baru, biasanya bagian ini dihaluskan dan didempul sebelum dipoles cat baru. Untuk menghindari kemungkinan terburuk, korek saja bagian itu dengan kuku. Jika tampak bekas dempul sudah dipastikan produk ini adalah barang bekas.

PERHATIKAN BATANG SHOCK
Selanjutnya periksalah batang tengah shockbreaker. Pastikan tidak ada goresan, jika nampak sejumlah luka berarti sokbeker itu sudah sering naik-turun menahan beban atau dengan kata lain sudah pernah digunakan.

PERHATIKAN ULIRNYA

Perhatikan UlirnyaPerhatikan Ulirnya

Ulir di batang shockbreaker juga tak boleh luput dari pemeriksaan Anda. Ulir shockbreaker yang dipoles ulang biasanya memiliki ujung drat yang tak rapi, karena dibubut ulang.

PERHATIKAN WARNA BATANGNYA

Cek warna batang shockbreaker. Jika tampak kebiruan, itu disebabkan panas akibat gesekan ‘naik-turun’ antara batang dan seal shockbreaker. Sehingga batang tak lagi tampak mengkilat.

CEK KERJA SHOCK

Tarik dan tekan batang shockbreaker. Pastikan jalannya batang tidak tersendat-sendat. Karena jika terjadi sendatan itu berarti ada udara di dalamnya. Dan, kalau itu terjadi, maka hanya ada dua kemungkinan, sokbeker bekas atau peredam rusak. Sementara, pada batang tengah tak boleh ada goresan atau gerus tipis. Jika Anda menemui tanda-tanda ini, berarti batang tersebut telah berkali-kali ‘naik-turun’ alias sudah pernah terpakai

BEDAKAN JENIS SHOCK, Double Atau Single Action

1159232020picctPegang shockbreaker pada posisi tegak lurus. Setelah itu ditarik dan tekan beberapa kali secara perlahan. Kemudian, tekan secara tiba-tiba. Bila ada tahanan atau gerakannya lambat namun tak tersendat, berarti shockbreaker itu jenis double action. Bila tak ada tahanan atau bergerak terus, berarti single action.

BEDAKAN JENIS SHOCK, Gas atau Oli

Cara yang sama dengan yang di atas, bisa dilakukan untuk membedakan shockbreaker berisi oli atau gas. Peganglah shockbreaker tersebut sampai habis (panjang minimum), kemudian lepaskan. Jika shockbreaker memanjang lagi, berarti itu shockbreaker tipe gas. Tapi bila tidak, itu adalah berjenis oli.

HARGA

Yang terakhir, curigai masalah harganya. Jika bisa ditawar terlalu ‘anjlok’, maka bisa jadi itu adalah barang ‘beru’. Biasanya shockbreaker ‘beru’ tersebut malah banyak tersedia di toko khusus shockbreaker. Sebab, mereka punya bengkel dan peralatan sendiri. Sehingga, jika konsumen kembali ke toko karena shockbreaker yang baru dibelinya bermasalah, mereka bisa langsung bisa mengatasinya. Agar tetap nyaman dan aman, shockbreaker yang sudah tak berfungsi harus segera diganti. Penggantian tak selalu didasarkan pada faktor masa pakai kendaraan saja. Tapi bisa saja terindikasi dari kondisi ban. Jika ban mengalami kebotakan yang tak merata, maka mungkin shockbreaker sudah tak berfungsi lagi.
Itulah beberapa Tips memilih Shockbreaker, semoga bermanfaat untuk sobat-sobat..

Posted in Tip. 1 Comment »

Tip membeli mobil bekas

*JANGAN PERNAH MAU UNTUK MELIHAT MOBIL DI SUATU TEMPAT YANG DITENTUKAN PENJUAL (misalnya ketemuan di tengah2). SELALU HANYA LIHAT MOBIL DI LOKASI KEDIAMAN PENJUAL atau SHOWROOM. hal ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko bahwa mobil itu dulunya ada track record yang buruk, atau bahkan mobil curian atau alat kejahatan, dsb. Kalau penjual bersikeras untuk ketemu di suatu tempat, mending langsung say good bye aja & ga perlu buang2 waktu. Lagipula ga ada salahnya berkorban a few Quids untuk jauh2 liat mobil ke alamat, daripada di kemudian hari menyesal.

*Sebelum pembicaraan berlanjut, terlebih dahulu cek keabsahan mobil tersebut. Cek STNK, BPKB, faktur (kalo mobil CBU), akta jual beli (kalo mobil lokal / CKD), TNKB. Semuanya harus asli, tanpa terkecuali.

*Cek data2 yang terdapat di surat2 di atas, sama yang tertera di mobil, misalnya No rangka & no mesin pada STNK & BPKB harus sesuai satu sama lainnya, juga harus sesuai dengan yang tertera di mobil.

*Kalo ada kecurigaan mengenai keabsahan no rangka atau no mesin, segera tinggalkan mobil itu… ingat, intuisi selalu benar… ciri2nya bisa diperhatiin : no rangka yang “buatan” atau “tambalan” pasti kalo diraba sekelilingnya ada semacam “bekas las2an”, walaupun udah dicat lagi tapi tetep aja ada perbedaan kontiur permukaanya. No rangka yang asli akan sejajar sama sekelilingnya.

*Cek kondisi identitas mobil sesuai dengan yang tertera di halaman 1 BPKB. abpabila diketahui ada perbedaan identitas tanppa ada keterangan di BPKB (misalnya warna asli item berubah jadi silver, aslinya 4 pintu jadi 2 pintu, dll), ga usah buang2 waktu & segera tinggalkan tempat itu.

INGAT, keabsahan administrasi & legalitas sebuah mobil adalah yang paling penting. Ada pelanggaran satu pun, segera tinggalkan mobil itu. Mau si penjual mengutarakan alasan apapun, ga usah didengerin.

*Bagian bodi & chassis mobil. Liat dengan seksama apakah ada karat di bagian chassis… cara paling gampang untuk deteksi karat adalah liat di bagian lis kaca depan-samping-belakang, di bawah bagasi (tempat ban serep) dan di kolong mobil.  Kalo ada karat berarti bisa dipastikan pemilik sebelumnya jorok, dan atau mobil itu pernah kena benturan yang membuka lapisan logam & merusak lapisan anti karat, yang akan rentan berkarat.

*Usahakan mencari mobil dengan bodi yang utuh & orisinil, tanpa modifikasi apapun, dan pehatiin “nut” (lekukan) bodi harus masih lurus. Usahakan pula mencari mobil yang cat nya masih orisinil, karena sejujurnya, lebih baik beli mobil yang cat nya udah usang atau kusam tapi omasih orisinil, ketimbang cat nya mengkilap tapi sudah repaint. karena kalo untuk repaint, kita harus tau dengan mata kepala kita sendiri bagaimana hasil kerjanya.

*Oke lah kalo masih bersikukuh dengan cat repaint. Fine, nothing wrong with that. Tapi pastikan warna setelah repaint sama persis atau similar dengan warna aslinya. Hal ini akan berkaitan dengan keabsahan STNK. Jangan pernah ambil mobil yang warna asli & warna repaint nya beda tanpa ada keterangan di BPKB.

*Mesin, usahakan kondisi mesin masih prima, keempat silinder masih bekerja dengan baik dengan pressure yang sama (diukur pake pressure gauge lewat lobang busi). Pengapian (koil & kabel busi) dalam kondisi baik. Cek juga kebocoran yang ada apabila ruang mesin keliatan “basah” oli. Kebocoran di ruang mesin biasanya disebabkan :
1. gasket (paking) antara silinder sama kepala silinder, karena di sambungan ini ada jalur oli dari crankshaft di crankcase untuk disirkulasiin melalui klep kembali lagi ke crankcase. Kalo ini ada kebcoran, berarti harus turun mesin 1/2 untuk ganti gasket cylinder + gasket head + seal klep.
2. gearbox. kebocoran gearbox harus diliat dengan cara ngolong, yaitu liat di bagian antara sambungan gearbox sama rumah kopling. kebocoran biasanya terjadi karena gearbox gasket yang udah jelek, karena selama ini males ganti oli transmisi manual (untuk mobil M/T), jadi gearbox menahan panas & getaran hanya dilindungi oleh oli yang tua & udah jelek.
3. pompa & selang power steering. pompa power steering jarang bocor (kecuali kalo pemilik sebelumnya kebangetan sampe oli power steering nya kering). Yang paling sering menyebabkan kebocoran adalah selang power steering yang ada 2 jenis : hi-pressure & low-pressure. kalo bocor, ya harus ganti selang power steering.
4. master rem. kalo yang ini biasanya disebabkan karena seal master rem ya udah getas & jelek, sehingga udah ga kuat nahan tekanan hidraulik dari minyak rem. Kalo udah begini, solusi yang paling bijaksana adalah ganti master rem, daripada cuma diakalin ganti seal malah ga maksimal… inget ini rem, menyangkut nyawa… mendingan mobil ga bisa jalan daripada ga bisa ngerem..

*Transmisi, untuk transmisi manual, pastiin kopling masih bekerja dengan baik. caranya adalah masukin gigi 1 pada kondisi diam, lalu injek rem dalem, sambil dilepas koplingnya… kalo mobil perlahan2 mati sembari ada gaya tolak mobil ke depan, berarti kopling masih berfungsi dengan baik. permasalahan palingan pada kampas kopling + matahari yang udah mulai abis, so it should be a general replacement. FYI, umur kopling bisa sampe 50-60rb km. Cek juga bushing transmission lever… pas gearshift lever ada di posisi netral, gerak-gerakin ke kiri & ke kanan. seharusnya ga boleh ada gerakan oglak-oglek. Kalo oglak-oglek, berarti bushing transmisinya udah jelek.

Untuk transmisi matic, awalnya tanya dulu sama pemiliknya, setiap berapa km dia ganti oli matic, dan setiap berapa km dia kuras oli matic, dan pake ATF apa??? kalo si penjual keliatan bingung jawabnya, atau keliatan ga ngerti interval yang baik, segera tinggalin tempat itu karena anda cuma akan dapat masalah di transmisi matic nya. Kunci dari gimana transmisi matic bisa awet adalah kesadaran dari pemilik atas pentingnya ATF. FYI, interval penggantian oli ATF adalah 10-15rb km, dan untuk kuras oli matic sekitar 20rb km.

*Wiring & kelistrikan. Usahakan hanya cari mobil yang wiring & kelistrikannya masih standar & ga pernah dimodifikasi dengan cara apapaun. Karena kalo udah bermasalah, akan setengah mati nyari sumber failure nya, harus ngurut kabel, dan beresiko jadi pemicu korsleting & keabakaran pada kabel yang terkelupas atau kebuka sambungannya.

*Kaki-kaki & suspensi. pertama cek shockbreaker. shock yang udah jelek pasti ada semacam leleran oli, itu tandanya shock udah bocor. gejalanya adalah mobil jadi lebih rendah dan jadi ajrut2an pas dibawa. yang kedua, pas test ngebut, coba direm. kalo pedal rem + setir jadi bergetar, berarti piringan cakram rem depan bergelombang & ga rata, biasanya disebabkan karena kampas rem yang udah tipis masih dipaksa untuk ngerem, akibatnya justru menggerus permukaan cakram.

sebetulnya ada cara yang lebih gampang untuk cek kaki2. mobil yang kaki2nya masih bagus, tingkat keausan ban di keempat rodanya pasti similar. karena itu, hindari ambil mobil yang ban nya lain2 merek antara depan-belakang-kiri-kanan, karena itu jadi indikator bahwa ada yang ga beres dengan kaki2nya. SELALU hanya ambil mobil yang keempat bannya sama persis, baik dari merek, ukuran, tingkat keausan, kode produksi, dll.

Okay, I don’t know shits about cars, nothing about engines, nothing about gearbox, and so. What should I do to avoid dodgy-crappy car??? Kalo kondisinya gini, spare lah sekitar 100rb sampe 200rb untuk bawa mobil itu ke BeRes Hyundai, bilang : “mas minta general check soalnya ini mobil second, sama sekalian cek apa aja yang udah harus ganti atau ada kerusakan apa.” Ingat, penjual yang baik ga akan keberatan diajak ke BeRes untuk inspeksi mobilnya.. penjual yang enggan atau keliatan keberatan, boleh dicurigain nyembunyiin sesuatu.

Posted in Tip. 4 Comments »